Bagi sebagian orang, bisa masuk koran itu merupakan suatu kebanggaan. Gue pun juga
merasa begitu. Seperti ada kebahagiaan tersendiri ketika ada satu keinginan di
dunia ini yang akhirnya bisa dicoret dari whistlist. Untungnya gue bukan anggota Kingsman, jadi peluang untuk masuk koran, masih terbuka.
Gue
sudah pernah beberapa kali masuk koran. Bukan, ini masuk koran bukan karena
melakukan aksi kriminal dan pelecehan seksual, tapi berupa sesuatu yang
positif.
Positif
memakai narkoba. Ehe.
YA
ENGGAKLAH!
Suatu
kegiatan yang positif, membanggakan, layak diganjar piala adipura. Pokoknya
yang masuk koran dan efeknya gak bikin jadi menambah aib keluarga lah.
Pengalaman
pertama kali wajah gue nongol di koran itu di awal tahun 2012, pas gue kelas 12
SMA. Waktu itu kota Balikpapan lagi mau ulang tahun. Temen gue, Alip punya
kenalan seorang wartawan. Berkat dialah wajah gue dan teman-teman se-geng gue sukses
merusak mata mengisi di salah satu halaman Koran yang isinya ucapan dan
harapan kami terhadap kota Balikpapan di ulang tahunnya.


