cuplikan part.2
“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA HANTUUUUUU” Teriakan wanita
dengan volume maksimal membahana di balik semak-semak!
Anjas yang berdiri di depan wanita yang berteriak ini mulai
merinding,takut beneran ada hantu. Di belakang Anjas sudah ada Hansip yang
berlari untuk menyelidiki darimana teriakan itu.
“Loh? Farah?!” Anjas sedikit tak percaya melihat siapa yang
di depannya. Hansip hanya termenung. Dalam pikirannya kini terisi satu nama
yaitu FARAH.
....................
Anjas menatap dalam-dalam wajah wanita yang dihadapannya
sekarang,meyakinkan dirinya kalo itu beneran Farah. Semakin lama ia
menatap,semakin yakin dia.
Hans diam-diam memperhatikan dari belakang. Ingin berkata
sesuatu tapi mulutnya seperti terkunci. Kini bibirnya kembang kempis bak pantat
ayam.



